Menggambar Objek 3D Mobil Menggunakan 3DSMAX 7

3DSMAX 7

3DSMAX 7 adalah program 3D Modelling & Rendering yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk membuat visualisasi arsitektural.

SEJARAH

3D Studio asli produk diciptakan untuk platform DOS oleh Grup Yost dan diterbitkan oleh Autodesk. Setelah 3D Studio Release 4, produk tersebut ditulis ulang untuk platform Windows NT, dan re-bernama “3D Studio MAX.” Versi ini juga awalnya diciptakan oleh Grup Yost. Hal ini dirilis oleh Kinetix, yang pada saat itu divisi Autodesk media dan hiburan. Autodesk membeli produk ini di tanda rilis kedua versi 3D MAX Studio dan pengembangan diinternalisasi seluruhnya selama dua rilis berikutnya. Kemudian, nama produk diubah menjadi “3ds max” (semua huruf kecil) untuk lebih sesuai dengan konvensi penamaan Discreet , sebuah perusahaan perangkat lunak berbasis-Montreal yang telah dibeli Autodesk. Pada rilis 8, produk tersebut lagi dicap dengan logo Autodesk, dan namanya kembali berubah menjadi “3ds Max” (huruf besar dan kecil). Pada rilis 2009, nama produk berubah menjadi “Autodesk 3ds Max”.

  1. USER INTERFACE

1. Menu bar : menu utama program yang terdiri dari menu-menu turunan. Semua perintah di 3DSMAX dapat diakses lewat sini.

2. Window/Crossing selection toggle : toggle antara perintah selection window atau crossing

3. Snap tools: berbagai macam fungsi snap

4. Command panels: menu perintah : create, modify, hierarchy, motion, display dan utilities. Panel ini merupakan panel utama untuk membuat dan mengedit objek

5. Object categories : turunan dari command panels

6. Rollout : turunan dari object categories

7. Active viewport : daerah kerja yang dibagi berdasarkan sudut pandang.

8. Viewport navigation controls : fungsi-sungsi modifikasi viewport : pan, zoom

9. Animation playback controls : fungsi kontrol animasi

10. Animation keying controls : fungsi keyframe animasi

11. Absolute/Relative coordinate toggle and coordinate display : fungsi tampilan koordinat objek

12. Prompt line and status bar : tampilan status dari objek terseleksi

13. MAXScript mini-listener : command line untuk memasukkan perintah dalam MAXScript

14. Track bar

15. Time slider

16. Main toolbar : Toolbar utama yang berisi tombol-tombol yang sering diakses

II. WORKFLOW

Proses kerja di program 3DSMAX dapat digambarkan secara sederhana dalam diagram sebagai berikut :

Sebelum melakukan pekerjaan selanjutnya, ada baiknya dipersiapkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Menentukan sistem unit (satuan unit) : Tentukan satuan pengukuran dan unit terkecil, misalnya centimeter, meter atau lainnya.

2. Menentukan sistem viewport yang digunakan. Sistem viewport berguna untuk kenyamanan dan kemudahan kerja.

Untuk switch antar viewport anda tinggal klik satu kali pada tulisan viewport di pojok kiri atas pada amsing-masing viewport dan kemudian tentukan view yang ingin anda pilih. Cara ini akan lebih praktis dengan menggunakan shortcut :

Anda dapat mengubah ukuran viewport sesuai kehendak anda.

Beberapa perintah shortcut lainnya yang bisa digunakan adalah :

F2 : menampilkan shade pada face (editable poly)

F3 : menampilkan view wireframe atau shade

F4 : menampilkan edge dari shade

F5 : terikat sumbu X

F6 : terikat sumbu Y

F7 : terikat sumbu Z

Alt+ tombol tengah mouse : free camera movement (perspective)

Alt+W : fullscreen mode

Hold tombol tengah mouse+drag : pan

Z : zoom extent

Wireframe dengan backface cull = off

Shade tanpa menampilkan garis edge

Shade dengan edge, perhatikan garis batasnya

Face yang terseleksi.

Perintah-perintah shortcut ini sangat penting untuk dihafal agar mempermudah proses modeling. Dalam 3DSMAX terdapat sistem koordinat. Gambaran dari sistem tersebut adalah sebagai berikut :

Harap diperhatikan karena semua operasi modeling akan menggunakan referensi koordinat yang sudah ditentukan. Tanda koordinat ini akan sangat membantu anda dalam mengedit dan memanipulasi objek. Untuk memudahkan anda terdapat fasilitas Reference Coordinate System yang akan menentukan sendiri koordinat sesuai dengan kebutuhan anda yakni lokal, view, screen atau yang lainnya.

1: tampak atas (TOP),

2: tampak depan (front),

3: tampak kiri (left),

4:tampak perspektif

Reference coordinate system yang dapat anda ubah sesuai dengan kebutuhanmodeling anda.

3. Tentukan grid dan snap yang akan digunakan untuk proses kerja. Grid adalahkotak-kotak imajiner dengan dimensi tertentu yang gunanya untuk memudahkan anda dalam menentukan jarak antar objek. Sedangkan snap adalah istilah dimana kursor akan ‘melekat’ pada bagian-bagian dari objek yang telah ditentukan.

Shortcut :

S : Snap

G : view grid

Dalam beberapa proses modeling sebaiknya anda mengaktifkan parameter AutoGrid sehingga objek yang akan dibuat akan otomatis memiliki grid sendiri.

III. MODELING OBJEK

Hal paling mendasar pada proses 3D adalah modeling yang artinya membuat objek 3 dimensi yang nantinya akan kita beri material, cahaya dan akhirnya dirender atau dianimasikan. Seperti terlihat pada diagram workflow di depan, terdapat 3 cara dalam membuat model. Pertama adalah anda dapat mengimport gambar 3D dari program lain seperti AutoCAD. Kedua adalah anda dapat menggabungkan file 3dsmax lain dan dimasukkan dalam scene anda. Konsep modeling ada beberapa macam seperti : polygon modeling, NURBS modeling dan metaballs modeling. Dengan 3DSMAX anda akan belajar polygon modeling.

IV. KONSEP 3D OBJEK

Sebuah objek di 3DSMAX memiliki hirarki komponen sebagai berikut : Perhatikan sebuah box berikut. Disamping memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi, juga memiliki segmen yang membagi masing-masing permukaan box tersebut.

Apabila kita masuk dalam komponennya maka akan terlihat elemen, yakni komponen keseluruhan objek.

Elemen terbagi dalam polygon-polygon yang merupakan kurva tertutup

Polygon dibatasi oleh border

Border terdiri atas edge

Dan edge dibangun minimal oleh dua vertex. Jadi komponen dasar pembentuk objek adalah vertice atau vertex (jamak)

Harap hirarki ini diperhatikan karena semua modifier (fasilitas untuk memodifikasiobjek) bergantung pada dibagian mana modifier tersebut diaplikasikan. Ada modifier pada tingkat polygon, ada pada tingkat edge dan ada pada tingkat vertex.

Berikut adalah membuat objek 3D mobil

Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s